You are currently viewing Bungkam Persis Solo, Borneo FC Pimpin Klasemen Super League

Bungkam Persis Solo, Borneo FC Pimpin Klasemen Super League

Borneo FC menutup lawatan mereka ke markas Persis Solo dengan hasil yang sangat berharga. Bertanding di Stadion Manahan, Jumat (23 Januari 2026) sore, tim asal Samarinda sukses membungkam tuan rumah dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-18 Super League Indonesia musim 2025/26.

Kemenangan tersebut membawa Borneo FC—yang dikenal dengan julukan Pesut Etam—ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 40 poin. Hasil ini sekaligus menegaskan konsistensi mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini, meski persaingan di papan atas masih sangat ketat.

Gol Cepat Penentu Kemenangan

Sejak menit awal, laga berjalan dengan tempo tinggi. Persis Solo sempat membuat publik Manahan bergemuruh setelah mencetak gol pada menit ke-10. Namun, kegembiraan tersebut harus sirna lantaran gol dianulir wasit karena posisi offside. Situasi itu justru menjadi momentum kebangkitan Borneo FC.

Empat menit berselang, tim tamu mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Persis. Striker asal Argentina, Mariano Peralta, mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-14. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda hingga turun minum, sekaligus menunjukkan efektivitas serangan Borneo FC.

Dominasi Tanpa Gol dari Persis

Memasuki babak kedua, Persis Solo tampil lebih agresif dan dominan secara statistik. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa mencatatkan 51 persen penguasaan bola, melepaskan sembilan tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Tekanan datang silih berganti, termasuk melalui situasi bola mati dan dua sepak pojok beruntun.

Namun, persoalan klasik kembali menghantui Persis: penyelesaian akhir. Sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol. Sebaliknya, Borneo FC memilih pendekatan yang sangat disiplin dan defensif. Sepanjang babak kedua, mereka hanya mencatat satu tembakan tanpa satu pun tepat sasaran.

Tembok Kokoh Pesut Etam

Kunci keberhasilan Borneo FC terletak pada solidnya lini belakang serta ketenangan penjaga gawang Nadeo Argawinata. Beberapa kali Nadeo tampil sigap mematahkan peluang Persis, sementara barisan bek Borneo FC mampu memutus alur serangan lawan sebelum masuk ke area berbahaya.

Pertandingan juga diwarnai duel keras. Persis tercatat melakukan 10 pelanggaran, mencerminkan intensitas tinggi laga. Meski demikian, babak kedua tetap berjalan relatif terkendali tanpa insiden berarti.

Persaingan Papan Atas Memanas

Peluit akhir memastikan tiga poin krusial bagi Borneo FC. Meski kini memimpin klasemen, posisi mereka belum sepenuhnya aman. Persib Bandung menguntit di posisi kedua dengan 38 poin dari 17 laga dan masih berpeluang merebut puncak saat menghadapi PSBS Biak pada Minggu (25 Januari).

Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap pertandingan ke depan akan menjadi penentu arah perebutan gelar Super League musim ini. Tuna55

Leave a Reply