You are currently viewing Belanda Dalami Roblox soal Keamanan Anak dari Konten Sensitif

Belanda Dalami Roblox soal Keamanan Anak dari Konten Sensitif

Otoritas pengawas konsumen di Belanda tengah melakukan penyelidikan terhadap Roblox guna memastikan apakah platform gim daring tersebut telah memberikan perlindungan yang memadai bagi anak-anak dari paparan konten bermuatan kekerasan dan seksual.

Mengutip laporan Al Jazeera, Otoritas Konsumen dan Pasar Belanda atau Netherlands Authority for Consumers and Markets (ACM) mengumumkan pada Jumat bahwa investigasi ini bertujuan menilai potensi risiko yang dihadapi pengguna di bawah umur di wilayah Uni Eropa. Proses penyelidikan tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga satu tahun.

ACM menyoroti bahwa Roblox kerap menjadi perhatian publik, terutama terkait kekhawatiran adanya gim dengan unsur kekerasan maupun konten seksual eksplisit yang masih dapat diakses oleh anak-anak. Hal ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan dan perkembangan pengguna usia dini.

Selain itu, regulator juga mencermati laporan mengenai keberadaan orang dewasa dengan niat tidak baik yang diduga menyasar anak-anak melalui platform tersebut. Praktik penggunaan metode manipulatif untuk mendorong pembelian dalam gim turut menjadi perhatian serius.

ACM menegaskan bahwa berbagai laporan yang diterima terkait dugaan tersebut dianggap cukup kuat untuk menjadi dasar dimulainya penyelidikan resmi atas kemungkinan pelanggaran aturan oleh Roblox.

Aturan dan Sanksi untuk Roblox

Berdasarkan Digital Services Act (DSA) Uni Eropa, platform digital diwajibkan menerapkan langkah-langkah yang proporsional dan efektif guna menjamin keamanan serta perlindungan privasi anak di bawah umur.

ACM menyatakan bahwa jika ditemukan pelanggaran, pihaknya berwenang menjatuhkan sanksi berupa instruksi wajib, denda, hingga hukuman administratif lainnya terhadap Roblox.

Sebagai perbandingan, pada 2024 ACM pernah menjatuhkan denda sebesar 1,1 juta euro kepada Epic Games, pengembang Fortnite, karena dinilai mengeksploitasi kerentanan anak-anak dan mendorong mereka melakukan pembelian dalam Item Shop.

Menanggapi penyelidikan tersebut, juru bicara Roblox menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk mematuhi ketentuan DSA. Ia juga merujuk pada kebijakan baru yang diumumkan pada November lalu, termasuk penerapan verifikasi usia melalui teknologi pengenalan wajah untuk membatasi interaksi antara anak-anak dan orang dewasa.

Kami menyambut baik kesempatan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut kepada ACM mengenai kebijakan serta langkah-langkah perlindungan yang telah kami terapkan demi menjaga keselamatan pengguna di bawah umur, ujar perwakilan Roblox. Tuna55

Leave a Reply